01 November, 2008

Profil PRCF Indonesia

1. Latar Belakang

PRCF-Indonesia merupakan singkatan dari kata People, Resources, and Conservation Foundation - Indonesia. PRCF-Indonesia merupakan lembaga non pemerintah, non-profit, dan bukan organisasi masa. Yayasan ini peduli terhadap konservasi sumber daya alam dan pengembangan social ekonomi Masyarakat setempat, mempromosikan partisipasi Masyarakat setempat dengan membangun dan menguatkan kapasitas kelembagaan dan merevitalisasi identitas budaya.

PRCF-Indonesia adalah anggota dari Federasi PRCF sebagai organisasi non-pemerintah yang independent yang terkait secara filosofi, tujuan, visi dan misi. Anggota federasi lainnya sampai dengan bulan Juli 2005 terdiri dari PRCF Vietnam, PRCF Kamboja, and PRCF Myanmar yang bekerjasama dengan PRCF Bhutan, PRCF Laos, PRCF Timor Lorosae, dan PRCF Yunnan dengan lima sampai sepuluh tahun kedepan. PRCF (USA) memberikan nasehat, arahan teknis, dan dukungan pendanaan kepada anggota Federasi PRCF.

PRCF-Indonesia lahir dari upaya untuk mempertegas eksistensi dari sebagian orang yang memiliki kepedulian dan ingin berperan aktif dalam ;
1. Mencari solusi dan berkontribusi dengan beberapa alternatif terhadap upaya konservasi sumber daya alam secara berkelanjutan.
2. Melakukan proses peningkatan kesadaran kritis dan mempromosikan kepedulian masyarakat dalam upaya perlindungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.
3. Menggali dan menghidupkan kembali kearifan lokal dalam upaya memperkuat identitas budaya masyarakat.
4. Mendorong terlaksananya proses pemberdayaan dan pengembangan sosial ekonomi Masyarakat secara mandiri.

2. Visi dan Tujuan

Visi dari PRCF Indonesia adalah mewujudkan konservasi keanekargaman hayati yang mendukung fungsi ekosistem dan menyediakan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, mempromosikan kemandirian masyarakat setempat melalui peningkatan sosial ekonomi dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Tujuan umum PRCF Indonesia sejalan dengan pernyataan misi, yakni:
“untuk memperkuat partisipasi lokal dalam konservasi keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistem, melalui upaya perlindungan dan pemanfaatan secara bijaksana terhadap sumber daya alam, dan pengembangan sosial ekonomi serta revitalisasi budaya yang berdampak kepada masyarakat”

Yayasan secara bersama mendorong partisipasi masyarakat setempat dalam menentukan keberhasilan program konservasi alam dan pengembangan masyarakat. Masyarakat setempat ditekankan untuk dapat berpartisipasi terhadap semua aspek proyek PRCF Indonesia; termasuk survei-survei, perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi.

Tekanan partisipasi PRCF Indonesia mengkombinasikan antara pengalaman jangka panjang para personel yang terlibat, yang dapat mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pengelolaan lokasi secara khusus dan inovatif yang melibatkan, memberdayakan, dan memberikan keuntungan kepada parapihak setempat pada satu sisi, dan mempromosikan konservasi sumber daya biologi pada sisi lain.


3. Ruang Lingkup Kegiatan

Ruang lingkup yang termasuk dalam kegiatan PRCF Indonesia terdiri:
Program yang mendorong kemandirian masyarakat dan memeliharan atau merevitalisasi seni budaya leluhur dan identitas etnis;
Melakukan pengukuran terhadap keterkaitan pengelolaan dan konservasi sumber daya dengan pengembangan social ekonomi masyarakat;
Berusaha mengembangkan dan meningkatkan pemahaman mengenai pengguna sumberdaya;
Melakukan pendekatan yang menganjurkan dan mendukungan upaya-upaya konservasi berbasis Masyarakat;
Melakukan kegiatan dan penelitian yang dikhususkan pada bidang konservasi dan perlindungan habitat; serta
Penelitian yang dikhususkan pada konservasi spesies target, terutama pada jenis yang terancam punah yang sangat jarang dipelajari, sebagai kunci untuk promosi konservasi habitat, atau spesies penting sebagai matapencaharian Masyarakat di pedesaan secara berkelanjutan.

4. Program Kegiatan Yayasan PRCF-Indonesia

Lingkup program PRCF Indonesia secara geografi saat ini di Kalimantan Barat, terutama sekali pada kawasan habitat padang rumput terdegradasi dan lahan bekas hutan di Kabupaten Sintang. Program kerja yang dilaksanakan saat ini oleh PRCF Indonesia, meliputi :
Konservasi Sumber Daya Alam
Penguatan Ekonomi dan Budaya Masyarakat
Pengembangan kelembagaan masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan yang Memiliki Keterbatasan Akses
Membangun Perdamaian dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Pertanian Berkelanjutan
Pengembangan Agroforestri
Rehabilitasi Lahan Terdegradasi
Penelitian Spesies yang Terancam Punah

Pengembangan kegiatan PRCF Indonesia mencakup :

Program kemitraan bersama PRCF-USA;
Pengembangan Kelompok Usaha Bersama /KUB dan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat (sedang berjalan di tujuh desa)
- Pengembangan pertanian untuk tujuan konservasi dengan mekanisme “Trade-Offs”
- Pengembangan hutan kemasyarakatan dan pengelolaannya
- Pengembangan konservasi dengan mekanisme “Trade-Offs”
Survei tentang Buaya Senyulung (False Gharial) di Kalimantan Barat (akhir tahun 2004, direncanakan 2006)
Survei tentang Kucing Berkepala-Datar (Flat-headed Cat) di Kalimantan Barat (direncanakan pada tahun 2006)

Program Kemitraan bersama Ford Foundation;
Revitalisasi Seni Budaya Tenun Ikat Dayak (sedang berjalan di enambelas kampung) :
· Pelatihan untuk ketrampilan menenun
· Pengembangan dan membangun kapasitas Koperasi Penenun berbasis masyarakat
· Memperkenalkan skema kredit-mikro untuk Koperasi Penenun
· Mengembangkan akses pasar Koperasi Penenun
· Mengembangkan penanaman kapas dan sistem produksi pewarnaan alam secara berkelanjutan
· Penelitian sosial budaya pada budaya tenun ikat Dayak

Program kemitraan bersama CRS – Indonesia;
Program Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Memediasi Konflik Lokal (sedang berjalan di sepuluh desa)
· Pelatihan tentang transformasi konflik bagi masyarakat
· Pemetaan partisipatip pada batas desa untuk pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan
· Pengembangan forum kerjasama antar desa dalam memediasi konflik lahan
· Pengembangan media sebagai sarana mempromosikan nilai-nilai local bagi upaya membangun perdamaian
· Penguatan Kapasitas Pelayanan Publik terhadap penyelesaian konflik lahan setempat

Program kemitraan dan berjaringan lainnya;
Membangun jaringan usaha skala-kecil pedesaan untuk perempuan (sedang berjalan di enam belas desa), bekerjasama dengan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK)
Konservasi lokasi peneluran dan penangkaran penyu berbasis masyarakat (direncanakan pada tahun 2006), bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya alam Kalimantan Barat
Pengembangan Energi terbaharukan melalui pengembangan teknologi arang dan tanaman jarak (direncanakan pada tahun 2006)


5. Struktur Organisasi


SUSUN BADAN PENGURUS
YAYASAN PRCF INDONESIA
PERIODE 2007 – 2012


Badan Pembina
:
Tri Budiarto
Soebroto
L. Fernando Potess (Trustee)
Badan Pengawas
:
Thadeus Yus
Dian Patria
Badan Pengurus
:
Setia Budhi (Ketua)
Heri Prayogo (Sekretaris)
Eva Dolorosa (Bendahara)



STRUTUR ORGANISASI
YAYASAN PRCF INDONESIA


PENGURUS

PEMBINA




PENGAWAS

DIREKTUR EKSEKUTIF


Badan Pendiri



6. Kerjasama Dengan Para Pihak, Sejak 1996
Kolaborasi implementasi bersama :
- PRC Foundation (PRCF), International NGO
- Yayasan Dian Swadaya Khatulistiwa (YSDK), Indonesian NGO
- KOBUS Centre (KOBUS), Indonesian NGO
- Catholic Relief Services – Jakarta Field Office (CRS – JFO),
- The Ford Foundation,
- Voluntary Services Overseas (VSO)

Kerjasama dan kemitraaan dengan lembaga pemerintah :
- Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya
- Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam – Departemen Kehutanan
- Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat
- Departemen Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Kalimantan Barat
- Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sintang
- Berbagai Pemerintah Daerah di Propinsi Kalimantan Barat
- Universitas Tanjungpura Pontianak


7. Alamat Sekretariat / Kantor

Sekretariat Pusat

Yayasan PRCF – Indonesia
Jl. H.Rais A. Rahman, Gg. Muria No. 2,
Pontianak (78115), West Kalimantan – Indonesia
Phone number: + (62) (561) 7079405; Fax number: + (62) (561) 732253
Email: prcfindonesia@gmail.com / prcf_indonesia@telkom.net

Kantor Wilayah

Yayasan PRCF – Indonesia Wilayah Sintang
Jl. Pahlawan No. 35, Kelurahan Tanjungpuri,
Sintang (78615), West Kalimantan – Indonesia
Phone number: + (62) (565) 21132; Fax number: + (62) (565) 21098


8. Status Legal Yayasan PRCF-Indonesia

Yayasan PRCF-Indonesia mengikuti standar internasional sebagai Organisasi Non-Pemerintah (ornop) yang berbentuk sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan berhubungan erat dengan lembaga mentor dari PRC-Foudnation (People, Resources, and Conservation Foundation[1]), PRCF-Indonesia telah terdaftar sebagai lembaga yang berbadan hukum Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2000, dengan nomor Registrasi 029907-7016 dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 1.858.891.3.701. Akte notaris Eddy Dwi Pribadi, S.H., Nomor 93, Sabtu, 20 Oktober 2000. Nomor Registrasi Pendaftaran di Kantor pengadilan Negeri Pontianak; 08/YYPend./2001, pada hari Rabu, tanggal 31 Januari 2001.
Dalam upaya mendorong profesionalisme pengelolaan organisasi, maka pada hari Rabu, tanggal 22 November 2002 melalui notaris Eddy Dwi Pribadi, S.H., dengan nomor surat akte 55 Tahun 2002, bentuk organisasi PRCF-Indonesia berubah menjadi Yayasan PRCF-Indonesia.
[1] The People, Resources, and Conservation Foundation (PRC Foundation) is a non-governmental, non-profit organization incorporated under the laws of the United States of America, Section 501(c)(3) of the US Internal Revenue Code. A main purpose of the PRC Foundation is to support conservation, protection, and wise use of natural resources through sound and appropriate socio-economic development alternatives. Current PRC Foundation programs work with economically deprived rural communities in West Kalimantan, Indonesia and advocate active community participation in sustainable management.

Tidak ada komentar: